Metode Demonstrasi

28 09 2009

A. Pengertian Metode Demonstrasi
Yang dimaksud dengan Metode Demonstrasi adalah suatu upaya atau praktek dengan menggunakan peragaan yang ditujukan pada peserta didik yang tujuannya adalah agar supaya semua peserta didik lebih mudah dalam memahami dan mempraktekkan apa yang telah diperolehnya serta dapat mengatasi suatu permasalahan apabila terjadi perbedaan pendapat dan pemahaman.
Metode Demonstrasi merupakan metode yang paling sederhana jika dibandingkan dengan metode-metode mengajar yang lain. Metode ini adalah metode yang paling pertama digunakan oleh manusia yaitu tatkala manusia purba menambah kayu untuk memperbesar nyala api unggun, sementara anak-anak mereka memperhatikan dan menirunya. Metode Demonstrasi ini barangkali lebih sesuai untuk mengajarkan bahan-bahan pelajaran yang merupakan suatu gerakan-gerakan, suatu proses maupun hal-hal yang bersifat rutin lainnya.
Ada beberapa pendapat mengenai pengertian Metode Demonstrasi, antara lain :
• Metode Demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan dan urutan melakukan suatu kegiatan baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan (Muhibbin Syah; 2000)
• Metode Demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan suatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran (Syaiful Bahri Djamarah; 2000)
• Metode Demonstrasi adalah suatu cara/teknik mengajar yang mengkombinasikan lisan dengan suatu perbuatan dan alat-alat tertentu.
• Metode Demonstrasi adalah pertunjukan tentang proses terjadinya suatu peristiwa atau benda sampai pada penampilan tingkah laku yang dicontohkan agar dapat diketahui dan dipahami oleh peserta didik baik secara nyata maupun tiruannya

Dari beberapa pendapat diatas, dapat dikatakan bahwa Metode Demonstrasi adalah suatu metode mengajar yang dilakukan dengan menggunakan alat peraga dan disertai dengan teorinya untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan berlangsungnya suatu proses kepada peserta didik.
Metode Demonstrasi adalah sebuah metode yang bersifat Ekspositori/Metode belajar yang bersifat memberi dan menerima (dalam hal ini nara sumber memberi ilmu kepada audiens). Metode ini cukup efektif karena membantu para peserta didik untuk memperoleh jawaban dengan mengamati suatu proses atau peristiwa tertentu, dimana keaktifan biasanya lebih banyak dari pihak Guru/Nara sumber.

B. Implementasi/Penerapan Metode Demonstrasi
Dengan Demonstrasi sebagai metode mengajar dimaksudkan bahwa seorang Nara sumber baik Guru, orang luar yang sengaja diminta atau peserta didik sekali pun dapat memperlihatkan pada seluruh kelas suatu proses, misalnya bagaimana cara bekerjanya sebuah printer.
Metode Demonstrasi digunakan bila peserta didik atau pengamat (observer) ingin mengetahui tentang :
1. Bagaimanakah proses mengaturnya?
Misalnya :
a. Mengatur ukuran margin suatu halaman kertas agar pada saat dicetak akan sesuai dengan ketentuan
b. Mengatur setting kualitas hasil cetak pada sebuah printer
2. Bagaimana proses membuatnya?
Misalnya mendemonstrasikan cara membuat suatu laporan ilmiah dengan menggunakan aplikasi microsoft word, dimulai dari membuat sebuah dokumen baru sampai dengan tahap pencetakkannya
3. Bagaimana proses bekerjanya?
Pada sebuah kursus teknisi komputer, Guru menggunakan gambar-gambar bagian dari hardware komputer dan dijelaskannya hubungan bagian alat yang satu dengan yang lainnya serta bagaimana cara bekerjanya mekanisme perangkat itu. Kemudian perangkat sebenarnya diperlihatkan kepada peserta didik, dan peserta didik diberi kesempatan mengamat-amati alat-alat tersebut
4. Bagaimana proses penggunaannya?
Dalam latihan menggunakan senjata, instruktur bermaksud mengajarkan cara menggunakan senjata. Peserta didik berkumpul dan melihat bagaimana instruktur mendemonstrasikan penggunaan senjata dan melakukan berbagai tindakan pengamatan terhadap Demonstrasi tersebut
5. Apa bahan/alat yang diperlukan?
Untuk mengetahui komponen penyusun sesuatu benda atau alat-alat yang digunakan untuk melakukan suatu proses, lebih baik jika peserta didik meneliti bagian-bagian atau bahan-bahan yang akan dipergunakan. Misalnya peserta didik dalam pelajaran Delphi, akan lebih baik jika peserta didik diperkenalkan tentang program yang akan dipakai, spesifikasi komputer yang dibutuhkan dan lain-lain
6. Cara manakah yang lebih baik?/Membandingkan proses
Dalam pengenalan sebuah komputer, instruktur mendemonstrasikan cara-cara yang baik dan yang buruk, misalnya cara mematikan komputer dengan melakukan langkah [Start]>[Turn Off Computer]>[Turn off]>[Matikan monitor dan stabilizer] dan cara kedua dengan langsung mematikan dengan menekan tombol Power On/Off pada stabilizer, dengan menerangkan kelebihan dan kelemahan dari masing-masing cara serta memberikan saran cara mana yang lebih baik dilakukan
7. Bagaimana kita mengetahui kebenarannya?/Pembuktian
Dalam pelajaran Ilmu Alam dikatakan bahwa udara terdiri atas ± 25% zat asam. Untuk membuktikan teori ini, Guru mengambil lilin, gelas dan piring yang berisi air berwarna. Lilin dinyalakan pada piring yang berisi air kemudian ditutup oleh gelas, ternyata lilin padam dan air naik ke dalam gelas ± 1/5 gelas. Dengan cara ini maka Guru telah mendemonstrasikan sesuatu pembuktian akan kebenaran sesuatu prinsip dan cara ini juga akan mempertinggi minat dan perhatian peserta didik

Adapun beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menggunakan Metode Demonstrasi pada proses belajar mengajar agar mencapai tujuan yang diinginkan, antara lain :
a. Guru harus mampu menyusun rumusan tujuan intruksional, agar dapat memberi motivasi yang kuat pada peserta didik untuk belajar
b. Sebagai pendahuluan, Guru harus memberi pengertian dan landasan teori dari apa yang akan didemonstrasikan
c. Guru harus mempertimbangkan baik-baik apakah teknik yang dipilih mampu menjamin tercapainya tujuan yang telah dirumuskan
d. Apakah jumlah peserta didik memberi kesempatan untuk suatu keberhasilan Demonstrasi, jika tidak sebaiknya Guru mengambil kebijakan lain
e. Guru harus sudah meneliti alat dan bahan yang akan digunakan baik mengenai jumlah, kondisi serta tata letak alat-alat tersebut
f. Guru harus sudah menentukan garis besar langkah-langkah yang akan dilakukan
g. Ketersediaan waktu untuk memberi pendalaman materi dan kesempatan bertanya untuk peserta didik
h. Guru harus memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada peserta didik untuk mengamati dengan baik dan bertanya
i. Evaluasi terhadap Demonstrasi yang telah dilakukan, jika perlu diadakan pengulangan Demonstrasi tersebut

C. Kelebihan dan Kekurangan Metode Demonstrasi
Seperti pada metode yang lain, Metode Demonstrasi juga mempuyai kelebihan dan juga beberapa kekurangan. Berikut akan diuraikan satu persatu.

1. Kelebihan/keuntungan yang ditawarkan Metode Demonstrasi antara lain :
a. Perhatian peserta didik dapat dipusatkan kepada hal-hal yang dianggap penting oleh Guru sehingga hal-hal yang penting dapat diamati seperlunya. Perhatian peserta didik lebih mudah dipusatkan pada proses belajar dan tidak tertuju pada hal-hal lain
b. Dapat membimbing peserta didik kearah berpikir yang sama dalam satu saluran berpikir yang sama
c. Ekonomis dalam jam pelajaran disekolah karena materi yang memerlukan waktu yang panjang dapat diperlihatkan melalui Demonstrasi dengan waktu yang relatif pendek
d. Dapat mengurangi kesalahan-kesalahan bila dibandingkan dengan hanya membaca didalam buku, karena peserta didik telah memperoleh gambaran yang jelas dari hasil pengamatannya
e. Bila peserta didik turut aktif bereksperimen, maka peserta didik akan memperoleh pengalaman-pengalaman langsung untuk mengembangkan kecakapannya
f. Beberapa masalah yang menimbulkan pertanyaan pada diri peserta didik dapat dijawab waktu mengamati proses Demonstrasi/Eksperimen

2. Kelemahan/Kekurangan dari Metode Demonstrasi antara lain :
a. Daya tangkap setiap peserta didik berbeda, sehingga Guru harus mengulang-ulang suatu bagian yang sama agar peserta didik dapat mengikuti pelajaran
b. Waktu yang diperlukan untuk proses belajar mengajar akan lebih lama dibandingkan dengan Metode ceramah
c. Untuk melakukan Demonstrasi diperlukan peralatan khusus dan apabila terjadi kekurangan peralatan, Metode Demonstrasi menjadi kurang efesien
d. Memerlukan biaya yang cukup mahal, terutama untuk membeli peralatan dan bahan
e. Memerlukan tenaga yang tidak sedikit
f. Apabila peserta didik tidak aktif maka Metode Demonstrasi menjadi tidak efektif
g. Kadang-kadang peserta didik melihat suatu proses yang didemonstrasikan berbeda dengan proses yang sebenarnya

3. Cara untuk mengatasi kelemahan Metode Demonstrasi
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan Guru untuk mengurangi kelemahan dari Metode Demonstrasi tersebut, diantaranya :
a. Menentukan hasil yang ingin dicapai dalam jam pelajaran/pertemuan tersebut
b. Mengarahkan Demonstrasi tersebut sedemikian rupa sehingga peserta didik memperoleh pengertian dan gambaran yang benar, pembentukan sikap serta kecakapan praktis
c. Memilih dan mengumpulkan alat-alat Demonstrasi yang akan dilaksanakan
d. Mengusahakan agar seluruh peserta didik dapat mengikuti pelaksanaan Demonstrasi sehingga mereka memperoleh pengertian dan pemahaman yang sama
e. Memberikan pengertian yang sejelas-jelasnya tentang landasan teori dari topik yang didemonstrasikan
f. Mendemonstrasikan hal-hal yang bersifat praktis dan berguna dalam kehidupan sehari-hari
g. Menetapkan garis besar langkah-langkah Demonstrasi yang dilaksanakan dan mengadakan Try Out (uji coba) sebelum mengadakan Demonstrasi sehingga dalam pelaksanaannya tepat sasaran dan lebih efisien

D. Langkah-langkah dalam penerapan Metode Demonstrasi
Langkah-langkah yang perlu dilakukan Guru ketika menggunakan Metode Demonstrasi, antara lain :
1. Perencanaan
Dalam perencanaan hal-hal yang dilakukan adalah :
• Merumuskan tujuan, baik dari sudut kecakapan atau kegiatan yang diharapkan dapat tercapai setelah Metode Demonstrasi berakhir
• Menetapkan garis-garis besar langkah-langkah Demonstrasi yang akan dilaksanakan
• Memperhitungkan waktu yang dibutuhkan
• Selama Demonstrasi berlangsung Guru harus melakukan Introspeksi apakah :
 Keterangan-keterangan yang diberikan dapat didengar dengan jelas oleh peserta didik
 Semua media yang digunakan telah ditempatkan pada posisi yang baik, sehingga peserta didik dapat melihat semuanya dengan jelas
 Peserta didik membuat catatan yang dianggap perlu
• Menetapkan rencana penilaian terhadap kemampuan peserta didik

2. Pelaksanaannya :
Hal-hal yang harus dilakukan Guru adalah :
• Memeriksa hal-hal tersebut diatas untuk kesekian kalinya
• Melakukan Demonstrasi yang dapat menarik perhatian peserta didik
• Mengingat pokok-pokok materi yang akan didemonstrasikan agar mencapai sasaran
• Memperhatikan keadaan peserta didik, apakah semuanya mengikuti Demonstrasi dengan baik
• Memberikan kesempatan pada peserta didik untuk aktif, baik dalam berpendapat maupun bertanya
• Menghindari ketegangan

3. Evaluasi :
Setelah selesai Demonstrasi, Guru perlu mengadakan suatu evaluasi, baik terhadap proses Demonstrasi maupun terhadap hasil pencapaian peserta didik. Dalam kegiatan evaluasi terhadap pencapaian peserta didik dapat berupa pemberian tugas; seperti membuat laporan, menjawab pertanyaan, mengadakan latihan lebih lanjut, baik disekolah ataupun sebagai tugas rumah.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: